Kamis, 16 Januari 2014

NO TITLE

NO TITLE 




Kuteringat saat kupandangi wajahmu

Terbesit keinginan tuk menyapamu

Saat engkau hadir dalam mimpiku

Suatu angan lewat dalam benakku

 

Gundah terasa saat engkau tiada

Langit tak berbintang menyambutku

Penuh kesunyian dan kesuraman

Itu jika engkau tak hadir dalam hidupku

 

Senyum yang membuatku bisa menulis syair ini

Tatapan yang buat ku tak pernah ragu

Kau bintang dimalamku

Hanya karena kau sebuah harapan

 

Apakah engkau tahu yang kurasakan?

Kebahagiaan tak terbatas yang mungkin akan kandas

Kusadar jika setiap waktu, aku tanpamu

Hidupku seakan tak pernah memiliki makna


Dengan sebuah pena hitam

Kutulis sebuah syair indah

Kutulis sebuah sajak tentang cinta

Dengan seribu kasih disetiap katanya

 

Semoga, engkau mengerti

Tentang apapun, yang kurasakan

Tanpamu, tangan ini tak kan bisa menulisnya

Kata-kata cinta didalamnya hanyalah sebagian

Tidak semua rasa yang bisa kutulis disini

 

Jika memang kau tak pernah mengerti

Aku hanya bisa meratapi semua

Kasih, cinta dan impian, hanyalah sebuah harapan kosong

Dan ku kan mencoba, menunggu hingga perasaan ini terbalaskan




*Hahaha, gimana keren gag?

Puisi diatas emang judulnya NO TITLE... Jadi jangan salah sangka dulu ya....

Puisi ini tercipta saat aku menyukai seseorang, tapi aku tak pernah atau bahkan tak akan pernah bisa mengucapkan kata2 "cinta" saat bersamanya...

Wkwkwk, segitu aja dah....
Tunggu postingan lainnya........

Kamis, 24 Januari 2013

Papinka - Dimana Hatimu

Inilah akhir cintaku, inilah akhir kisahku
Setelah kau jauh tinggalkan aku
Tak bisa ku melupakanmu, tak bisa aku tanpamu
Tak pernah aku rela kau tinggalkan aku
Tiada ku sangka engkau berubah
Ku tak percaya kau membagi cinta
Tahukah engkau betapa sakitnya
Kau membagi cinta karna dia
Tak pernah ku coba melupakanmu
Mengapa kau buat luka hatiku
Sekian lama aku menunggu
Kasih dimana hatimu
Tak bisa ku coba melupakanmu
Mengapa kau buat luka hatiku
Sekian lama aku menunggu
Kasih dimana hatimu
Tak bisa ku melupakanmu
Tak bisa aku tanpamu
Tak pernah aku rela
Kau tinggalkan aku
Tiada ku sangka engkau berubah
Ku tak percaya kau membagi cinta
Tahukah engkau betapa sakitnya
Kau membagi cinta karna dia
Tak pernah ku coba melupakanmu
Mengapa kau buat luka hatiku
Sekian lama aku menunggu
Kasih dimana hatimu
Tak bisa ku coba melupakanmu
Mengapa kau buat luka hatiku
Sekian lama aku menunggu
Kasih dimana hatimu

Kamis, 22 November 2012

Rasa Yang Mati

Pernah ada suatu rasa
Rasa yang sulit tuk diceritakan
Rasa yang mungkin pertama dalam hidupku
Rasa yang membuat jantungku berdegup kencang

Rasa itu juga membuat dada ini penuh dengan udara nafsu
Rasa itu membunuh semua kepercayaan diriku
Rasa itu menghilangkan kasih sayang yang lain

Terkadang banyak orang yang mengatakan 
RASA yang kurasakan adalah CINTA

Rasa cinta yang tumbuh diantara kita
Rasa yang bersemi dihati kita
Rasa yang menggelegar diantara kita

  
Tapi..........
Kini rasa itu telah menjadi kenangan tersendiri
Rasa itu telah pergi entah kemana
Rasa itu tiba-tiba hilang
Bersama dengan hilangnya dirimu

Tapi......
Aku masih belum bisa melupakanmu
Aku masih belum bisa menghapuskanmu
Aku masih belum bisa menghilangkanmu

Kini...
Kau menghilang dari hidupku
Kau menghilang dari pandanganku
Kau juga menghilang dari pikiranku

Tapi.....
Jika suatu saat nanti kita 
Dipertemukan dalam satu ruang dan satu waktu
Maka jangan kau ungkit-ungkit
Masalah yang telah kulupakan dan kutinggal pergi

Jangan kau pertanyakan lagi
Semua hal yang kita pernah alami
Semua kenangan yang kita lalui
Dan semua keindahan yang kita rasakan

Satu pintaku untukmu

Jangan kau ulangi
Membuat luka dihati.   

Senin, 19 November 2012

Akibat Cinta

Indah saat pertama bertemu
Rasa jantung dan hati yang menggebu-gebu
Gairah cinta yang tak terhingga
Rasa suka yang tak bisa ditahan

Kebahagiaan yang sangat amat terasa
Kerinduan yang tak habis-habis didalam angan
Kasih sayang yang hampir tak bisa terbendung oleh nalar
Semangat rasa cinta yang mengalahkan pikiran

Tapi..................
Itu hanya permulaan

Selanjutnya...................



Rasa duka yang mendalam saat ditinggalkan
Sakit hati yang meluas dan menyebar
Rasa gelisah yang mengeksekusi dalam pikiran
Galau yang membuat diri menjadi aneh
Gulana dan merana yang menyatu dalam pikiran

Luka yang sulit untuk dihilangkan
Saat itupun hati mulai diremukkan oleh CINTA
Saat itupun jantung mulai digerogoti oleh CINTA
Saat itupun pikiran baru tersadar
Nalar baru terbangun dari tidurnya

Otak menjadi kacau balau
Dan semua pikiran menjadi rusak

Dan Akhirnya................


Beberapa kemungkinan :::



1. Melupakan "Apa itu Cinta"

2. Mengenang "Apa itu Cinta"
3. Menjauhi "Apa itu Cinta"
4. Kembali bersama "Cinta"
5. Terbunuh  oleh "Cinta"
6. Mati karena "Cinta"
7. Hilang terbawa "Cinta"
8. Bahagia bersama "Cinta"


Itulah mengapa "Cinta sebagai Bahan Baku Utama di Kehidupan ini"
 

Cinta = Permen Karet

Cinta itu bagaikan permen karet

Pertama-tama rasanya yang manis, dan nikmat dirasakan
Rasa manisnya membuat ia terus dinikmati dan terus dinikmati
Warnanya yang warna-warni, membuat hati ikut bersemi

Kadar gula yang ada didalamnya
Sudah tak terhiraukan lagi
Perasaan gundah, gelisah dan gulana
Terkadang bisa menghilang.

Tapi......................

Setelah kala waktu berjalan
Mulut terasa pegal mengunyahnya
Rasa manis yang dulu ada sekarang mulai menghilang
Warnanya yang cerah dan merona
Makin lama makin pudar

Kelembutan yang terasakan mulai berganti menjadi keras
Rasa yang nikmat berganti keras dan rasa tawar

Dan akhirnya............

Permen karet itu dibuang dan dicampakkan dimana pun ia berada
Terkadang ia dibuang ditempat sampah
Terkadang ia ditempelkan dibawah bangku
Dan terkadang ia terinjak-injak

Jadi CINTA hanyalah SESAAT
Tak ada cinta yang abadi
Dan tak ada satupun didunia ini yang abadi
Kecuali Sang Penguasa Dunia