Cinta itu bagaikan permen karet
Pertama-tama rasanya yang manis, dan nikmat dirasakan
Rasa manisnya membuat ia terus dinikmati dan terus dinikmati
Warnanya yang warna-warni, membuat hati ikut bersemi
Kadar gula yang ada didalamnya
Sudah tak terhiraukan lagi
Perasaan gundah, gelisah dan gulana
Terkadang bisa menghilang.
Tapi......................
Setelah kala waktu berjalan
Mulut terasa pegal mengunyahnya
Rasa manis yang dulu ada sekarang mulai menghilang
Warnanya yang cerah dan merona
Makin lama makin pudar
Kelembutan yang terasakan mulai berganti menjadi keras
Rasa yang nikmat berganti keras dan rasa tawar
Dan akhirnya............
Permen karet itu dibuang dan dicampakkan dimana pun ia berada
Terkadang ia dibuang ditempat sampah
Terkadang ia ditempelkan dibawah bangku
Dan terkadang ia terinjak-injak
Jadi CINTA hanyalah SESAAT
Tak ada cinta yang abadi
Dan tak ada satupun didunia ini yang abadi
Kecuali Sang Penguasa Dunia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar