AKU SAKIT
Jam
dinding berputar mencarinya
Waktu
berlalu terus melanjutkan asa
Saat
hati ini merasa berkurang
Merana
karena sesuatu telah hilang
Pasir
tetap diam, angin masih berkejaran
Dihempas
ombak lautan, terbawa arus lautan
Mengurangi seluruh kedamaian, perlahan
terbawa
Tak
menghilangkan seluruh kegalauan, yang menghadang
Aku
disini, menanti dirimu
Menahan
perasaan yang ada
Memendam
sejuta harapan
Merasa
kehilangan yang masih terbayang
Aku
sakit, aku hilang rasa dan aku terdiam
Hati
lembut, terjajah koloni perasaan
Cinta
yang rapuh oleh karatan kasih sayang
Rasa
semakin menjauh, terbawa ombak lautan
Tapi……
Ku
masih bertahan,
Menahan
hunusan pedang dijantungku
Menahan
sakit yang menerpa seluruh jiwa
Tapi sampai kapan?
Ku bisa bertahan dalam jeritan kesedihan ini
Ku takkan tahu, hingga kapan....
Yang ku tahu, tak mungkin ku bertahan untuk selamanya
Karena
sesungguhnya, selamanya
itu takkan pernah ada.
Hanya untuk menunggu waktu, sampai kapan aku bertahan
Dari kesakitan yang mendera dihatiku
Hingga tiba waktunya untuk
melepaskan semua
Dan
berpisah dengan cinta yang selama ini ada.....................
*This puisi udah lama banget, hingga aku lupa postingnya
Lanjut ke puisi yang aku buat dari dalam hati lainnya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar